{"id":10348,"date":"2026-02-21T03:04:25","date_gmt":"2026-02-21T03:04:25","guid":{"rendered":"https:\/\/maxride.net\/?p=10348"},"modified":"2026-02-21T03:04:26","modified_gmt":"2026-02-21T03:04:26","slug":"perjuangan-seorang-ayah-di-semarang-jualan-celana-dalam-hingga-sopir-bajaj-selalu-menunggu-hujan-tribun-jateng","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/maxride.net\/en\/perjuangan-seorang-ayah-di-semarang-jualan-celana-dalam-hingga-sopir-bajaj-selalu-menunggu-hujan-tribun-jateng\/","title":{"rendered":"Perjuangan Seorang Ayah di Semarang: Jualan Celana Dalam hingga Sopir Bajaj: Selalu Menunggu Hujan (Tribun Jateng)"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG \u2013&nbsp;<\/strong>Bagi Slamet Mulyono (45), hidup bukan tentang mimpi besar atau cita-cita tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Yang ia pikirkan hanya satu hal sederhana, keluarganya bisa makan hari ini, anak-anaknya bisa sekolah, dan malam bisa tidur tanpa dihantui pertanyaan, \u201cBesok pinjam uang ke siapa lagi?\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Warga Ngablak Indah 2, Kecamatan Genuk, Kota&nbsp;<a href=\"https:\/\/jateng.tribunnews.com\/tag\/semarang\">Semarang<\/a>&nbsp;itu pernah menggantungkan hidup dari berjualan pakaian dalam.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Lapaknya tidak menetap. Setiap hari ia berpindah-pindah, menyusuri kawasan pabrik, pasar, hingga pinggir jalan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKalau tidak muter, dagangan tidak laku,\u201d ucap Slamet saat ditemui Tribunjateng.com di wilayah Pedurungan, Kamis (18\/2\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p>Sebelum pandemi Covid-19 datang, usahanya cukup menjanjikan. Penghasilannya bisa menyentuh Rp 5 juta per bulan.<\/p>\n\n\n\n<p>Uang itu ia gunakan untuk kebutuhan rumah tangga dan biaya sekolah tiga anaknya.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun badai pandemi mengubah segalanya. Pembeli semakin sepi. Pendapatan turun hingga separuh.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Belum selesai di situ, kehadiran pasar online membuat usaha kecil yang ia rintis semakin terpuruk.<\/p>\n\n\n\n<p>Hari demi hari, lapak yang dulu ramai kini sering sepi. Slamet bertahan sebisanya. Untuk menutup kebutuhan, ia mulai berutang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Awalnya hanya untuk belanja harian. Lama-kelamaan, utang menumpuk demi mempertahankan usaha agar tetap berjalan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaat itu yang penting anak-anak tetap makan dan sekolah,\u201d katanya lirih.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika usaha benar-benar tak bisa diselamatkan, Slamet memilih berhenti.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada September 2025, ia banting setir menjadi pengemudi bajaj online.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Keputusan itu tidak lahir dari keinginan, melainkan keterpaksaan. Sebagai kepala keluarga, ia butuh penghasilan yang pasti.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca Selengkap nya : <a href=\"https:\/\/jateng.tribunnews.com\/semarang\/1244250\/perjuangan-seorang-ayah-di-semarang-jualan-celana-dalam-hingga-sopir-bajaj-selalu-menunggu-hujan\">https:\/\/jateng.tribunnews.com\/semarang\/1244250\/perjuangan-seorang-ayah-di-semarang-jualan-celana-dalam-hingga-sopir-bajaj-selalu-menunggu-hujan<\/a><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n<figure class=\"wp-block-post-featured-image\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"675\" src=\"https:\/\/maxride.net\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/202602_semarang9.webp\" class=\"attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image\" alt=\"\" style=\"object-fit:cover;\" srcset=\"https:\/\/maxride.net\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/202602_semarang9.webp 1200w, https:\/\/maxride.net\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/202602_semarang9-300x169.webp 300w, https:\/\/maxride.net\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/202602_semarang9-1024x576.webp 1024w, https:\/\/maxride.net\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/202602_semarang9-768x432.webp 768w, https:\/\/maxride.net\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/202602_semarang9-900x506.webp 900w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG \u2013&nbsp;Bagi Slamet Mulyono (45), hidup bukan tentang mimpi besar atau cita-cita tinggi. Yang ia pikirkan hanya satu hal sederhana, keluarganya bisa makan hari ini, anak-anaknya bisa sekolah, dan malam bisa tidur tanpa dihantui pertanyaan, \u201cBesok pinjam uang ke siapa lagi?\u201d Warga Ngablak Indah 2, Kecamatan Genuk, Kota&nbsp;Semarang&nbsp;itu pernah menggantungkan hidup dari berjualan pakaian<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":10349,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[100],"tags":[],"class_list":["post-10348","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized-id"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/maxride.net\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10348","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/maxride.net\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/maxride.net\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/maxride.net\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/maxride.net\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10348"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/maxride.net\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10348\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10350,"href":"https:\/\/maxride.net\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10348\/revisions\/10350"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/maxride.net\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10349"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/maxride.net\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10348"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/maxride.net\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10348"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/maxride.net\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10348"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}