Bajaj Maxride Perkuat Ekosistem Wisata dan UMKM Solo, Gandeng Sejumlah Stakeholder Lokal
- April 5, 2026
- Posted by: Adhika
- Category: Uncategorized @id

INDONNESIANEWS (Solo)–Max Auto Indonesia resmi meluncurkan program kolaboratif bertajuk “Bajaj Untuk Surakarta” melalui penandatanganan kerja sama yang digelar di Luwes Kestalan, Rabu (25/2/2026).
Inisiatif ini menjadi strategi perusahaan dalam mendorong penguatan sektor transportasi, pariwisata, UMKM, serta peningkatan kesejahteraan driver bajaj di Kota Solo.
Program tersebut dijalankan melalui sinergi bersama sejumlah mitra lokal, antara lain Luwes Supermarket, POKDARWIS Surakarta, Kampung Batik Kauman, Karavan FM, Tjahaja Asia Soerakarta, serta Teh Tarik 88. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperluas promosi destinasi wisata, memudahkan akses transportasi wisatawan, serta mendorong perputaran ekonomi melalui ekosistem Bajaj Maxride.
Manager Regional Java Bajaj Maxride, Muhammad Rio, menjelaskan bahwa kehadiran bajaj di Solo bukan sekadar moda transportasi, melainkan bagian dari pengalaman wisata kota.
Menurutnya, integrasi antara layanan transportasi dengan destinasi wisata dan pusat bisnis akan membuka peluang peningkatan pendapatan bagi para driver sekaligus menggerakkan sektor kuliner dan UMKM.
Ketua Kampung Wisata Batik Kauman Solo, Gunawan Setiawan, menyambut baik kerja sama ini. Ia menilai dukungan akses transportasi yang mudah dan terjangkau akan memperkuat branding Kauman sebagai destinasi wisata budaya unggulan, sekaligus meningkatkan kenyamanan kunjungan wisatawan.
Hal senada disampaikan Pengurus Governansi Nusantara Emas, Lilik Kristianto, M.Sc. Ia menilai model kolaborasi yang dibangun merupakan contoh konkret sinergi pentahelix antara pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat dalam memperkuat ekonomi lokal berbasis kolaborasi.
Ketua POKDARWIS Kota Surakarta, Mintorogo, SE, MM, menambahkan bahwa aksesibilitas menjadi faktor penting dalam meningkatkan kunjungan wisata. Dengan integrasi transportasi dan destinasi, ia optimistis pergerakan wisatawan akan semakin merata dan berdampak langsung pada masyarakat.
Dari sektor ritel, perwakilan Luwes Group menyebut kerja sama ini sebagai sinergi positif yang mendorong kemudahan akses bagi konsumen sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi di sekitar lokasi usaha.
Optimisme juga datang dari kalangan driver. Salah satu pengemudi Bajaj Maxride Solo, Budi Prasetyo, mengaku peluang order harian berpotensi meningkat dengan adanya kolaborasi bersama destinasi wisata dan pusat bisnis. Hal itu diyakini berdampak langsung pada kestabilan pendapatan.
Dukungan turut disampaikan komunitas ojek online di Solo yang melihat kehadiran Bajaj Maxride sebagai bagian dari ekosistem transportasi kota yang saling melengkapi dan membuka peluang kolaborasi antarpengemudi.
Marketing Communication Bajaj Maxride, Fareza Harum Putri, menegaskan bahwa program ini menjadi langkah awal ekspansi kolaborasi di wilayah Jawa Tengah dan DIY. Ia menyebut Bajaj Maxride menawarkan tarif terjangkau mulai Rp6 ribuan, kapasitas hingga tiga penumpang, serta perlindungan dari panas dan hujan, sehingga cocok untuk mobilitas perkotaan.
Dalam kesempatan tersebut, manajemen juga memberikan apresiasi kepada 10 driver terbaik dengan rata-rata pendapatan bulanan Rp3 juta hingga Rp6 juta. Salah satu mitra driver, Sumadi (46), mengaku pendapatannya kini lebih stabil sejak bergabung dan berencana memiliki unit bajaj sendiri.
Melalui program “Bajaj Untuk Surakarta”, Max Auto Indonesia menargetkan bajaj tidak hanya menjadi solusi transportasi alternatif, tetapi juga ikon mobilitas kota yang terintegrasi dengan sektor pariwisata, kuliner, dan UMKM, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di Surakarta. (Bud)
Baca Selengkap nya di : https://indonnesianews.com/bajaj-maxride-perkuat-ekosistem-wisata-dan-umkm-solo-gandeng-sejumlah-stakeholder-lokal/